← All insights

DHE SDA

Kewajiban DHE: Batas Waktu dan Rekening Khusus

Kewajiban DHE mengharuskan devisa masuk Sistem Keuangan Indonesia sebelum akhir bulan ke-3. Pahami aturannya di sini. Simak panduannya sekarang!

Exporindo EditorialExporindo14 July 2026Published
Dokumen kewajiban pelaporan DHE

TL;DR

  • Kewajiban DHE mengharuskan devisa masuk Sistem Keuangan Indonesia.
  • Batas waktunya paling lambat akhir bulan ke-3 setelah bulan pendaftaran PEB.
  • Devisa masuk melalui rekening khusus DHE SDA.
  • Eksportir tidak wajib mengonversi devisa ke Rupiah.
  • Konversi ke Rupiah mendapat insentif berupa keringanan pajak.

Banyak eksportir belum paham penuh soal kewajiban DHE mereka. Padahal, aturan ini menyangkut devisa hasil ekspor Anda. Artikel ini menjelaskan kewajiban DHE dari batas waktu hingga rekening khusus. Jadi, Anda bisa memenuhi aturan tanpa kena sanksi. Mari kita mulai dari inti kewajibannya.

Apa Itu Kewajiban DHE?

Kewajiban DHE adalah keharusan memasukkan devisa hasil ekspor ke sistem keuangan. Aturan ini fokus pada DHE dari sumber daya alam. Pemerintah menegaskan kewajiban ini lewat PP 1/2019.

Selain itu, kewajiban ini menyasar empat sektor SDA utama. Keempatnya meliputi pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Jadi, cakupannya cukup luas bagi eksportir komoditas alam.

Kewajiban DHE bukan membekukan uang Anda. Aturan ini hanya memastikan devisa negara singgah di sistem keuangan nasional.

Meski wajib, aturan ini tidak mengurangi hak Anda atas devisa. Anda tetap bisa memakai devisa untuk keperluan usaha. Oleh karena itu, kewajiban ini seimbang antara negara dan pelaku usaha.

Batas Waktu Kewajiban DHE

Inti dari kewajiban DHE terletak pada batas waktunya. Anda harus memasukkan devisa dalam tenggat tertentu. Berikut ketentuan batas waktunya:

  • Devisa wajib masuk Sistem Keuangan Indonesia (SKI).
  • Batas waktunya paling lambat akhir bulan ke-3.
  • Perhitungan dimulai setelah bulan pendaftaran PEB.

Sebagai contoh, Anda mendaftarkan PEB pada bulan Januari. Maka, devisa harus masuk paling lambat akhir bulan April. Jadi, Anda punya waktu tiga bulan penuh setelahnya.

Namun, keterlambatan bisa memicu sanksi administratif. Bank Indonesia dan OJK mengawasi pemenuhan kewajiban ini. Oleh karena itu, catat tanggal PEB Anda dengan cermat. Selanjutnya, siapkan pemasukan devisa sebelum tenggat berakhir.

Rekening Khusus DHE SDA

Devisa tidak masuk ke sembarang rekening. Anda harus memakai rekening khusus DHE SDA. Rekening ini menampung devisa hasil ekspor sumber daya alam.

Selain itu, rekening khusus ini memberi fleksibilitas penggunaan. Anda tetap bisa memakai devisa untuk berbagai keperluan sah. Berikut contoh penggunaannya:

  1. Pembayaran bea keluar dan pungutan ekspor lainnya.
  2. Pembayaran pinjaman luar negeri.
  3. Impor bahan baku untuk produksi.
  4. Pembayaran keuntungan atau dividen.
  5. Keperluan lain terkait penanaman modal.

Jadi, rekening ini tidak membekukan dana Anda. Devisa tetap likuid dan bisa dipakai kapan saja. Namun, syarat utamanya devisa harus singgah di sistem keuangan dulu.

Tidak Wajib Konversi ke Rupiah

Salah satu poin penting kewajiban DHE adalah soal konversi. Anda tidak wajib mengonversi devisa ke Rupiah. Prinsip ini sesuai UU 24/1999 tentang lalu lintas devisa.

Aturan itu menegaskan setiap penduduk bebas memiliki devisa. Artinya, negara tidak memaksa Anda menjual devisa. Jadi, Anda boleh menyimpannya dalam mata uang asing.

Namun, pemerintah memberi insentif bagi yang mau konversi. Insentif berupa keringanan PPh final atas bunga deposito. Sebagai contoh, deposito Rupiah 1 bulan kena PPh hanya 7,5%. Sementara itu, deposito valas 1 bulan kena 10%.

Bahkan, deposito berjangka 6 bulan atau lebih bisa kena 0%. Oleh karena itu, konversi ke Rupiah punya keuntungan pajak nyata. Namun, keputusan tetap ada di tangan Anda.

Kenapa Kewajiban DHE Penting?

Kewajiban ini punya peran strategis bagi ekonomi nasional. Devisa yang masuk memperkuat cadangan keuangan negara. Selain itu, aturan ini menstabilkan nilai tukar Rupiah.

Ketika devisa ekspor kembali ke dalam negeri, likuiditas meningkat. Akibatnya, sistem keuangan nasional menjadi lebih sehat. Jadi, kepatuhan Anda ikut menopang ekonomi negara.

Sementara itu, kepatuhan juga menghindarkan Anda dari sanksi. Pelanggaran bisa berujung denda hingga larangan ekspor. Oleh karena itu, memenuhi kewajiban DHE menguntungkan semua pihak.

Sanksi bila Mengabaikan Kewajiban DHE

Kewajiban DHE bukan aturan yang bisa Anda abaikan. Pelanggaran memicu sanksi administratif yang serius. Pasal 9 PP 1/2019 mengatur bentuk sanksinya.

Berikut tiga bentuk sanksi yang mungkin berlaku:

  1. Denda administratif yang disetor ke kas negara.
  2. Larangan melakukan ekspor untuk sementara waktu.
  3. Pencabutan izin usaha sebagai sanksi paling berat.

Bank Indonesia dan OJK mengawasi pemenuhan kewajiban ini. Ketika mereka menemukan pelanggaran, sanksi bisa berlaku. Setelah itu, Kementerian Keuangan menghitung besaran dendanya.

Sementara itu, denda keterlambatan sebesar 2% per bulan berlaku. Denda ini menumpuk hingga maksimal 24 bulan. Jadi, tunggakan yang dibiarkan akan membengkak besar.

Langkah Praktis Memenuhi Kewajiban DHE

Memenuhi kewajiban DHE sebenarnya cukup sederhana. Kuncinya disiplin administrasi dan pemantauan tenggat. Berikut langkah praktis yang bisa Anda terapkan:

  • Catat setiap tanggal pendaftaran PEB dengan cermat.
  • Hitung batas akhir bulan ke-3 dari tanggal tersebut.
  • Siapkan pemasukan devisa sebelum tenggat berakhir.
  • Gunakan rekening khusus DHE SDA sesuai ketentuan.

Selain itu, koordinasikan dengan bank devisa Anda sejak awal. Dengan begitu, proses pemasukan devisa berjalan lancar. Oleh karena itu, perencanaan yang baik menghindarkan Anda dari sanksi.

Sebagai contoh, Anda bisa membuat pengingat kalender tiga bulanan. Pengingat ini memastikan Anda tidak melewatkan tenggat. Jadi, kepatuhan menjadi kebiasaan, bukan beban.

Kesimpulan

Kewajiban DHE mengharuskan devisa masuk Sistem Keuangan Indonesia. Batas waktunya paling lambat akhir bulan ke-3 setelah bulan PEB. Devisa masuk melalui rekening khusus DHE SDA.

Anda tidak wajib mengonversi devisa ke Rupiah. Namun, konversi mendapat insentif berupa keringanan pajak. Dengan memahami aturan ini, Anda bisa memenuhi kewajiban tanpa risiko sanksi.